Dalam ekosistem Aset Kripto, kita sering mendengar diskusi tentang kemampuan komputasi, ruang penyimpanan, dan solusi skalabilitas, tetapi sangat sedikit orang yang membahas pentingnya Data Layer secara mendalam. Namun, seperti halnya internet tradisional yang tidak dapat dipisahkan dari sistem basis data dan indeks, aplikasi Web3 juga harus bergantung pada infrastruktur data yang efisien untuk dapat direalisasikan secara besar-besaran.
Di bidang yang penting namun terabaikan ini, Chainbase memainkan peran yang penting. Ini bukan sekadar platform data biasa, melainkan pusat manajemen data di dunia Web3, yang mengintegrasikan penyimpanan data lintas rantai dan fungsi kueri waktu nyata.
Saat ini, fokus infrastruktur blockchain terutama tertuju pada blockchain publik dasar, solusi skala, jembatan lintas rantai, dan penyimpanan terdesentralisasi. Namun, proyek yang dapat secara efektif menangani data lintas rantai dan menyediakan layanan kueri waktu nyata sangat sedikit. Meskipun The Graph pernah menjadi pelopor dalam protokol indeks terdesentralisasi, desainnya lebih berfokus pada satu blockchain dan aspek kueri, dan masih ada batasan dalam lingkungan multi-rantai dan tuntutan real-time.
Jika dibandingkan, fungsi Chainbase lebih komprehensif dan kuat. Ini tidak hanya dapat mengelola data secara terpusat di berbagai jaringan blockchain, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengindeks dan mencari dengan cepat. Ini menjadikan Chainbase sebagai infrastruktur dasar yang penting untuk memastikan integritas dan ketersediaan data dalam ekosistem Web3.
Sebenarnya, pentingnya Chainbase jauh lebih besar daripada sekadar layanan tambahan yang opsional. Ini adalah garis pertahanan terakhir untuk memastikan ketersediaan data di dunia Web3. Tanpa dukungan platform semacam itu, banyak protokol keuangan terdesentralisasi yang kompleks, permainan blockchain, agen kecerdasan buatan, dan aplikasi lintas rantai akan sulit berjalan dengan lancar.
Seiring dengan perkembangan teknologi Web3 yang terus berlanjut, kita dapat memprediksi bahwa solusi Data Layer seperti Chainbase akan memainkan peran yang semakin penting di masa depan, memberikan dukungan yang kuat untuk perkembangan sehat seluruh ekosistem.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BlindBoxVictim
· 4jam yang lalu
Tiga lembaga sampah sudah mengawasi dompet saya.
Lihat AsliBalas0
FalseProfitProphet
· 4jam yang lalu
Jangan berlebihan, itu hanya grafik terpusat.
Lihat AsliBalas0
DeFiVeteran
· 4jam yang lalu
grafiknya tidak ada yang bisa dibandingkan? Terjebak
Lihat AsliBalas0
GreenCandleCollector
· 4jam yang lalu
Graph tidak enak, lihat siapa yang punya banyak uang ya
Lihat AsliBalas0
ContractSurrender
· 4jam yang lalu
Tampaknya Data Layer adalah yang sebenarnya adalah kakak besar.
Lihat AsliBalas0
ContractCollector
· 4jam yang lalu
Menggotong Kode Sumber dan melarikan diri, bukankah itu menyenangkan?
Dalam ekosistem Aset Kripto, kita sering mendengar diskusi tentang kemampuan komputasi, ruang penyimpanan, dan solusi skalabilitas, tetapi sangat sedikit orang yang membahas pentingnya Data Layer secara mendalam. Namun, seperti halnya internet tradisional yang tidak dapat dipisahkan dari sistem basis data dan indeks, aplikasi Web3 juga harus bergantung pada infrastruktur data yang efisien untuk dapat direalisasikan secara besar-besaran.
Di bidang yang penting namun terabaikan ini, Chainbase memainkan peran yang penting. Ini bukan sekadar platform data biasa, melainkan pusat manajemen data di dunia Web3, yang mengintegrasikan penyimpanan data lintas rantai dan fungsi kueri waktu nyata.
Saat ini, fokus infrastruktur blockchain terutama tertuju pada blockchain publik dasar, solusi skala, jembatan lintas rantai, dan penyimpanan terdesentralisasi. Namun, proyek yang dapat secara efektif menangani data lintas rantai dan menyediakan layanan kueri waktu nyata sangat sedikit. Meskipun The Graph pernah menjadi pelopor dalam protokol indeks terdesentralisasi, desainnya lebih berfokus pada satu blockchain dan aspek kueri, dan masih ada batasan dalam lingkungan multi-rantai dan tuntutan real-time.
Jika dibandingkan, fungsi Chainbase lebih komprehensif dan kuat. Ini tidak hanya dapat mengelola data secara terpusat di berbagai jaringan blockchain, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengindeks dan mencari dengan cepat. Ini menjadikan Chainbase sebagai infrastruktur dasar yang penting untuk memastikan integritas dan ketersediaan data dalam ekosistem Web3.
Sebenarnya, pentingnya Chainbase jauh lebih besar daripada sekadar layanan tambahan yang opsional. Ini adalah garis pertahanan terakhir untuk memastikan ketersediaan data di dunia Web3. Tanpa dukungan platform semacam itu, banyak protokol keuangan terdesentralisasi yang kompleks, permainan blockchain, agen kecerdasan buatan, dan aplikasi lintas rantai akan sulit berjalan dengan lancar.
Seiring dengan perkembangan teknologi Web3 yang terus berlanjut, kita dapat memprediksi bahwa solusi Data Layer seperti Chainbase akan memainkan peran yang semakin penting di masa depan, memberikan dukungan yang kuat untuk perkembangan sehat seluruh ekosistem.