Baru saja saya melihat beberapa pandangan Lyn Alden terbaru tentang siklus Bitcoin, memang layak untuk dipikirkan secara mendalam. Salah satu pengamatan inti yang dia sampaikan adalah: siklus empat tahun tidak lagi menjadi hukum tetap, meskipun siklus tetap ada, tetapi tingkat prediktabilitasnya sangat menurun. Alasan di balik ini sebenarnya cukup sederhana—tingkat partisipasi ritel belum kembali ke level sebelumnya.



Ini sangat menarik. Masuknya investor institusi memang membuka pintu, tetapi Lyn Alden menunjukkan bahwa permintaan kali ini hampir seluruhnya berasal dari perusahaan dan institusi, sedangkan antusiasme di tingkat ritel jelas kurang. Dengan kata lain, partisipasi institusi tidak seperti yang diharapkan dalam membakar pasar. Performa bull run sebelumnya relatif datar, yang juga berarti bahwa bear market mungkin tidak akan berkepanjangan seperti sejarah—ini adalah indikator terbalik yang menarik.

Mengenai perilaku para holder jangka panjang, Lyn Alden menyebutkan sebuah fenomena kunci: jumlah Bitcoin yang mencapai rekor tertinggi sudah tidak bergerak di chain selama lima tahun. Ini bukan kebetulan. Ketika para holder yang kuat ini tidak lagi menjadi "penjual kelelahan", dukungan dasar pasar menjadi lebih kokoh. Dia percaya ini adalah titik pemicu siklus berikutnya—Bitcoin akan dilupakan, direndahkan, tetapi tetap dipegang oleh tangan kuat, lalu suatu hari berhenti turun, dan narasi pun berubah.

Mengenai apakah Bitcoin bisa menjadi aset cadangan global, posisi Lyn Alden sangat jelas: melewati Wall Street, politik, dan pemerintah itu tidak mungkin. Bitcoin perlu masuk ke dalam sistem keuangan tradisional agar mencapai skala tersebut. Tapi masalah saat ini adalah Bitcoin masih diperlakukan sebagai aset risiko, dan persepsi ini dalam waktu dekat tidak akan berubah.

Menariknya, Lyn Alden menyebutkan bahwa Bitcoin sedang bersaing dengan logam mulia untuk menarik perhatian investor. Kinerja logam mulia akhir-akhir ini memang mengalihkan sebagian dana, ditambah lagi dengan hype pasar AI, sehingga investor memiliki terlalu banyak pilihan. Tapi sebagai solusi penyimpanan nilai yang memiliki likuiditas global dan volatilitas tinggi, Bitcoin tetap memiliki daya tarik unik di negara-negara dengan inflasi tinggi (misalnya Mesir).

Mengenai stablecoin, Lyn Alden memposisikannya sebagai "rekening tabungan", sementara Bitcoin adalah "rekening deposito". Dia memperkirakan kapitalisasi pasar stablecoin akan berlipat ganda, lalu terus tumbuh. Logika di balik prediksi ini adalah: Bitcoin benar-benar terdesentralisasi, tidak bisa dibekukan, dan tidak akan kehilangan nilai, sedangkan stablecoin lebih banyak sebagai alat kenyamanan.

Secara makro, Lyn Alden berpendapat bahwa ekonomi akan tetap tumbuh secara moderat dalam waktu dekat—pertumbuhan pasokan uang yang lembut dikombinasikan dengan defisit fiskal di atas rata-rata. Dalam lingkungan ini, permintaan terhadap Bitcoin adalah faktor utama yang menjadi hambatan, bukan pasokan.

Secara keseluruhan, pandangan utama Lyn Alden adalah: kurangnya permintaan ritel adalah akar masalah dari siklus Bitcoin saat ini. Masuknya institusi menyelesaikan hambatan teknis, tetapi kembalinya antusiasme pasar masih membutuhkan waktu. Stabilitas para holder jangka panjang malah menjadi fondasi untuk kenaikan berikutnya. Analisis ini sangat membantu dalam memahami kondisi pasar saat ini secara lebih nyata.
BTC-2,44%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan